Hai…! Panggil aku, Moera! Lahir di tanah Borneo sekitar 30 tahun yang lalu. Ini adalah postingan pertamaku di moera.my.id.
Sebenarnya,
blog ini sudah dibuat bertahun-tahun silam. Namun, seperti banyak janji kampanye
yang tidak terealisasi, janjiku untuk mengisi blog ini juga seperti itu. Pada
akhirnya, empat tahun sudah berlalu dan blog ini masih terdiam di dalam
kehampaan.
Blog ini bukanlah
blog profesional, apalagi blog master yang menyajikan artikel-artikel berkelas.
Blog ini dibuat untuk menuliskan beberapa pengalaman dan asam pahit kehidupan. Walau sebenarnya, pengalamanku tidaklah seberapa, dan tidak sepenting itu.
Yah, domain
sudah terlanjur dibeli, jika blog ini dibiarkan saja tanpa penghuni… Alangkah
ruginya diriku. Maka, mulai detik ini, aku memutuskan—dan memaksa—diriku untuk
menulis beberapa kalimat. Mudah-mudahan janji untuk menulis di blog ini tidak
seperti janji si dia yang hanya manis di awal saja.
Aku tidak
berjanji untuk menulis setiap hari di blog ini, tapi aku akan berusaha untuk
membagikan cerita baru di setiap bulan. Entah pengalaman baru yang kualami atau
pengalaman lama di masa lalu yang masih kuingat dan kuanggap berharga. Juga,
pengalamanku bersama buku. Mungkin, bagian ini akan mengambil porsi lebih
banyak dari yang lain. Percayalah, aku tidak akan menulis tentang MBG di sini.
Saat ini,
aku sedang belajar meresensi buku. Teman-teman bisa membaca beberapa tulisan
sederhanaku di ruangresensi.com. Maaf saja, belum ada postingan baru di sana. Karena
… yah, adaalah…
Aku tidak
memiliki latar belakang sastra atau mengenyam pendidikan khusus di jurusan bahasa
Indonesia. Namun, aku suka buku dan kalimat-kalimat yang indah.
Buku-buku
yang kubaca lebih condong kepada self improvement; misal Atomic Habits, Eat
That Frog, atau Bodo Amat milik Mark Manson. Akan tetapi, akun tidak menutup diri
pada dunia fiksi. Aku juga menyukai novel, tapi lebih kepada novel-novel roman
islami; seperti novel-novelnya Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy) dan A.
Fuadi. Pernah mencicip novel misteri milik Dan Brown, membaca beberapa karya Tere
Liye dan Andrea Hirata atau sok-sokan memahami novel Dian Purnomo.
Di wilayah
lain, aku juga menaruh minat pada buku-buku non-fiksi Islami dan sejarah.
Walaupun, masih belum banyak yang dirampungkan. Yah, namanya juga usaha…
Aku pernah nimbrung pelatihan menulis di Q-Writing Consulting (sekarang Kyu Academy) dan beberapa pelatihan menulis offline lainnya. Pernah coba-coba jadi freelancer artikel di beberapa media, menulis di Uc News selama 2 tahun (sebelum covid melanda), main Quora, coret-coret di Tumblr, dan sok keren di Wattpad.
Jika suatu saat kamu kembali mengunjungi blog ini dan menemukan postingan baru, berarti aku masih menepati janji malam ini, tapi jika tidak, itu berarti domainnya tak mampu kubayar.
Mari tinggalkan jejak digitalmu di sini...!
Bendang,
23.47
16.07.26

EmoticonEmoticon